Pencegahan Resiko Jatuh


Pasien yang datang ke rumah sakit memiliki suatu tujuan untuk mencari pengobatan agar sembuh dari penyakitnya, bukan malah menambah sakit yang di deritanya. Pencegahan resiko jatuh merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh rumah sakit demi keselamatan pasien yang ada di rumah sakit.

Pasien yang mempunyai resiko jatuh perlu diawasi dengan lebih baik agar terhindar dari resiko jatuh. Bukan hanya orang tua/usia lanjut dan anak-anak saja yang perlu pengawasan terhadap resiko jatuh, akan tetapi pasien yang memakai alat bantu jalan dan pasien pasca operasi merupakan kategori pasien yang beresiko jatuh.

Jum’at 10 Maret 2017, RS Karima Utama berkesempatan untuk melakukan pendidikan kesehatan kepada pasien dan para pengunjung dalam rangka meningkatkan pengetahuan pasien dan pegunjung tentang pencegahan resiko jatuh agar pasien tersebut terhindar dari jatuh dan dapat meningkatkan keselamatan pasien.

Pada dasarnya, pengunjung dapat mengetahui setiap pasien termasuk dalam kategori pasien resiko jatuh atau tidak dengan cara melihat gelang yang dikenakan oleh pasien tersebut. Di RS Karima Utama, pasien yang termasuk kategori resiko jatuh akan dikenakan gelang berwarna kuning. Dengan pemberian gelang ini, di harapkan pengunjung dan petugas tahu bahwa pasien tersebut perlu dilakukan pengawasan lebih ketat agar terhindar dari jatuh.

Bukan hanya petugas saja yang harus mengawasi pasien yang beresiko jatuh, akan tetapi keluarga pasienpun juga diharapkan dapat mengawasi dan mengurangi resiko jatuh pada keluarganya. Pencegahan resiko jatuh yang dapat dilakukan oleh keluarga dengan selalu mendampingi pasien, membantu pasien dalam beraktivitas, merendahkan bed pasien dan mengunci roda bed, dan meletakkan barang-barang penting pasien di dekatnya.

Dengan pemberian informasi tentang pencegahan resiko pasien jatuh pada pasien dan keluarga, diharapkan keluarga pasien dapat berpasrtisipasi dalam mengurangi terjadinya jatuh pada pasie dan meningkatkan keselamatan pasien di RS Karima Utama.