Diit Pasca Operasi


Diit bukan hanya dilakukan untuk menurunkan berat badan seseorang saja, tetapi diit juga dapat berdampak positif untuk pasien pasca operasi antara lain untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal, untuk mempercepat proses penyembuhan, meningkatkan daya tahan tubuh. Diit yang dilakukan untuk seorang pasien sebelum dan sesudah operasi biasa disebut dengan diit TKTP (Tinggi Kalori Tinggi Protein).

Hari Jum’at, 7 April 2017 di poliklinik 1, Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) RS Karima Utama Surakarta berkesempatan memberikan pendidikan kesehatan tentang diit pasca operasi yang disampaikan oleh Nur’aini, AMG dari instalasi Gizi RS Karima Utama Surakarta.

Menurut Nur’aini, AMG diit TKTP yang diberikan kepada pasien pasca operasi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan protein dan kalori, mencegah dan megurangi kerusakan jaringan, pembentuk jaringan baru pada luka, dan mempercepat penyembuhan. Diit TKTP dilakukan oleh pasien pra dan pasca operasi sesuai anjuran dari ahli gizi (nutritionist).

Nur’aini, AMG menuturkan beberapa syarat diit TKTP, antara lain tinggi energi (nasi, beras merah, roti, kentang, jagung dll), tinggi protein (ikan, daging, ayam, telur, tahu, tempe) cukup mineral dan Vitamin, Mudah dicerna, tinggi kalsium seperti brokoli, susu dan olahanya, pisang ambon, teri, kacang-kacangan dan diberikan secara bertahap sesuai dengan kondisi pasien.

Pasien pra dan pasca operasi tidak mempunyai pantangan ketika makan kecuali pasien pra dan pasca operasi yang memiliki penyakit penyerta lain seperti Diabetes Melitus, Hipertensi, Ginjal dll. Hal yang perlu diperhatikan pada masa pengobatan dan penyembuhan terkait antara obat dan makanan dengan memberikan jeda 2 jam antara minum susu dan obat, menghindari minuman beralkohol dan bersoda, dan dianjurkan tidak minum air kelapa bersamaan dengan minum obat karena bersifat menetralkan obat.

Pelaksanaan pendidikan kesehatan yang dilakukan hari jumat 7 April 2017 berlangsung dengan lancar berkat partisipasi dari pengunjung, pasien dan keluarga yang hadir pada pelaksanaan pendidikan kesehatan ini. Tim PKRS Karima Utama Surakarta selalu berupaya untuk meningkatkan pengetahuan pengunjung, pasien dan keluarga pasien terkait dengan kesehatan sehingga bukan hanya pasien yang berjuang untuk kesembuhannya, tetapi keluarga pasien juga dapat membantu dalam proses penyembuhan si pasien dan dapat mencegah terjadinya penyakit yang sama dengan si pasien.