Frozen Shoulder


Jum’at 31 Maret 2017, Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) RS Karima Utama berkesempatan untuk melaksanakan pendidikan kesehatan di poliklinik 1 dengan tema “Frozen Shoulder” yang di sampaikan oleh Dyah dari instalasi Fisioterapi.

Menurut Dyah, frozen shoulder atau yang biasa dikenal dengan nyeri bahu merupakan penyakit dengan gejala gangguan gerak sendi bahu ke segala arah, baik secara aktif maupun pasif oleh karena rasa nyeri yang dapat mengakibatkan gangguan aktifitas kerja sehari-hari. Frozen shoulder dapat disebabkan karena trauma (pernah terbentur, riwayat jatuh, salah gerakan bahu), kondisi bahu dengan riwayat istirahat lama, riwayat operasi bagian lengan atas atau sendi bahu sendiri.

Sebanyak 60% wanita yang bersamaan dengan datangnya menopause sering mengalami frozen shoulder, akan tetapi pasien dengan diabetes, peradangan kronis sendi bahu, atau setelah operasi di bagian dada, dan immobilitas dari bahu juga dapat menyebabkan frozen shoulder ini.

Menghindari gerakan bahu yang mendadak dan menyentak dapat mencegah terjadinya frozen shoulder. Tidak hanya itu, pencegahan juga dapat dilakukan dengan menghindari gerakan angkat beban berat, menghindari tidur miring ke sisi yang sakit, dan melakukan pemeliharaan lingkup gerak sendi bahu secara efektif.

Pemberian pendidikan kesehatan yang dilaksanakan mendapatkan respon yang baik dari pengunjung dan keluarga pasien. Hal ini di buktikan dengan banyaknya pertanyaan yang di sampaikan oleh pengunjung terkait dengan materi yang disampaikan. Dengan pemberian informasi mengenai frozen shoulder di harapkan pengunjung dan keluarga pasien paham dengan penyebab dan pencegahan frozen sholder sehingga dapat terhindar dari penyakit ini.